header image
 

Renungan

- Selalu dijalanNya -

pagi indah malam bertabur bintang
sempurna hidup Hyang Widhi ciptakan
bunga di mekarkan bayu di hembuskan
mulia kasih Hyang Widhi tebarkan

mengapa kasih disiram kebencian
nafsu dan marah belit kehidupan
sadarilah wahai umat sedharma
agar kegelapan takkan tercipta

nyalakan api jiwamu
terangi jiwa damai
kembali sujud padanya
selalu dijalannya

mengapa rela sakiti sesama
bukankah isi dunia ciptanNya
sadarilah wahai umat sedharma
agar kegelapan takkan tercipta

——————————–

“Halo, dengan Gede Prama disini,
Karma adalah sebuah topik yg bnyk dipelajari smua sahabat di Hindu maupun di Buddha. Bagi segelintir orang sahabat karma itu menakutkan krn terkait dgn sebuah tempat menakutkan bernama Neraka
bagi segelintir sahabat yang lain karma menggembirakan krn terkait dgn sebuah tempat indah bernama Surga.
Pertanyaan anda dan pertanyann saya adalah bagaimana membuat karma baik, karma positif dan  banyak pemuka agama sudah bertutur keanda dan saya, berfikir yang baik,  kata-kata yang baik
perbuatan yang baik adalah kumpulan tabungan karma positif yg bisa membawa kita ketingkat yg lebih tinggi.
Tapi ada sahabat yg berfikir lebih jauh lagi tidak saja mengumpulkan karma positif, tapi melampaui karma. Dimana seluruh karma negatif maupun positif kita lampaui. Dengan apa, dengan kedalaman, Semadhi.
Mudah2an pesan saya berguna bagi anda2 semua.”

“Sumber : Narasi Gde Prama”

- Karma -

bayang-bayang bulan dalam kolam
sentuh malam terus tuk berkumang
citra mana mempesona
langit depan mata

hembus angin air pun bergoyang
bulan kolam hancur bekeping-keping
atas dekat mendera
indah dan cemerlang

karma manusia takkan hilang jiwa meninggalkan raga
walau bayang terhapus musnah pupus ditelan masa
karma manusia tetap tersirat jejak langkahnya
walau sampai di akhir hayat pala slalu kan terbawa

bayang-bayang bulan dalam kolam
lukiskan lingkaran jiwa karma
tiada karma terhindarkan
pala ganjaran Tuhan

- Kuasanya -

manusia hidup didunia tiada berbeda
tiada manusia yang brani melawan kuasanya
manusia ada bukan ntk saling mencela
manusia ada tuk saling menjaga sesamanya

syukur terlahir hidup di dunia
anugerah dan semua karunia

Tuhan mencipta Tuhan menjaga melebur kuasa dunia
kita manusia jangan mencoba jauh dari sinar suciNya.

- Mantaraku -

Om bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi,
dhiyo yo nah pracodayat

kepadaMu Tuhan, yang menguasai dunia
kuasa sealam semesta, tiada satu menyamaiNya

Om bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi,
dhiyo yo nah pracodayat

karena engkau Tuhan, karna Mu sgalanya ada
dariMu semua tercipta, hanya Engkau yg aku puja

Om bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi,
dhiyo yo nah pracodayat

cahayaMu Tuhan, terang yang demikian nyata
dalam sembah dan hening cipta, kupusatkan seluruh daya

Om bhur bhuvah svah,
tat savitur varenyam,
bhargo devasya dhimahi,
dhiyo yo nah pracodayat

satu engkau Tuhan, yang terangi jiwa hamba
dlm mengarungi dunia, ku berjalan dengan cahaya

Om santih santih santih Om

- Moksa -

MOKSARTHAM JAGADHITAYA CA ITI DHARMA
bersatunya atman dengan sang pencipta
tujuan berdharma di dunia ini
MOKSARTHAM…

ingatkan diri kita ada di dunia
berjalan kemana dan berbuat apa

hanya nilai dharma yg membuat kita berbeda
untuk sementara ada di dunia
dharma gurumu dan dharma cerminmu
baik buruk hanyalah wana

MOKSARTHAM JAGADHITAYA CA ITI DHARMA
bersatunya atman dengan sang pencipta
tujuan berdharma di dunia ini

- Hymne Tat Twam Asi -

Remember Tat Twam Asi you and me belong as one
Remember Tat Twam Asi fondation to harmony

Swadharma manusa patut ngemargiang dharma
Ngemanutin agama sane utama
Ngulati kerahajengan ring sekala lan niskala
Sida kemargiang dumogi sida

Eling ring Tat Twam Asi manah sida masikian
Eling ring Tat Twam Asi ngulati kerahajengan

Anak mewecana laksana tan keni gegodan kala
Anggen menyama beraya ring sekala

Eling ring Tat Twam Asi manah sida masikian
Eling ring Tat Twam Asi ngulati kerahajengan

Ngiring sareng samimedasar manah suci
Dumogi sweca Hyang Widhi, dumogi sweca

2 Responses to “Renungan”

  1. Aku suka sekali dengan renungan seperti diatas ini.

    Salam Kenal,
    Novi

  2. @Novi : Salam kenal juga Novi, terima kasih sudah meninggalkan jejak di blog ini

Leave a Reply